SEMINAR NASIONAL IX HITPI: Peningkatan Kapasitas Hijauan Pakan Untuk Menjaga Keberlanjutan Bisnis Peternakan Selama Masa Pandemi COVID-19 Dan Era New Normal"

HIMPUNAN ILMUWAN TUMBUHAN PAKAN INDONESIA (HITPI) telah menyelenggarakan Seminar Nasional HITPI ke-9 dengan tema: "Peningkatan Kapasitas Hijauan Pakan Untuk Menjaga Keberlanjutan Bisnis Peternakan Selama Masa Pandemi COVID-19 Dan Era New Normal" pada hari Senin tanggal 27 Juli 2020 pukul 08.00-14.00 WIB via zoom meeting.  Seminar ini terlaksana dengan kerjasama antara Himpunan Ilmuwan Tumbuhan Pakan Indonesia (HITPI) dengan Direktorat Pakan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Seminar Nasional Himpunan Ilmuwan Tumbuhan Pakan Indonesia (HITPI) Ke -9 Tahun 2020 dapat diselenggarakan sesuai dengan rencana, yang merupakan agenda tahunan dari HITPI. Seminar Nasional HITPI diikuti oleh peneliti, praktisi, yang ahli dalam bidang hijauan pakan dari seluruh Indonesia sebagai wadah untuk sharing informasi perkembangan ipteks, dan hasil pemikiran baru antar para pakar, peneliti, pemangku kepentingan serta penyebarluasan program nasional direktur pakan Direktorat Jenderal Peternakan. Narasumber yang hadir adalah drh. Makmun, MSc. (Direktorat Pakan), Dr. Shokri Jusoh, BSBI, MSc (UPM), PhD (Lincoln) (Universiti Putra Malaysia), Ir. Nafiatul Umami, SPt., MP., PhD., IPM., ASEAN Eng. (Universitas Gajah Mada) dan Achmad Wahyudin (praktisi).  Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah, M.Sc. Agr. (Institut Pertanian Bogor) menjadi moderator dalam sesi utama ini mengantarkan diskusi yang hangat dengan para peserta.  

Seminar HITPI kali ini diikuti 57 pemakalah pendamping dari berbagai institusi dari Universitas Syiah Kuala Aceh, Universitas Andalas Padang, Universitas Jambi, Universitas Bengkulu, Universitas Sriwijaya, Universitas Lampung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Universitas Wachid Hasyim Semarang, Universitas Islam Malang, Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin, Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur, Universitas Udayana-Bali, Universitas Samratulangi, Universitas Hasanudin, Universitas Tadulako, Universitas Pattimura, Universitas Nusa Cendana, Politeknik Pertanian Kupang, Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) – Serpong, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) – Maluku Utara, Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Semarang, dan Dinas Pertanian Kota Pagar Alam – Sumatera selatan. Total peserta pemakalah dan peserta umum yang mengikuti seminar ini 360 orang.