Seminar Nasional V HITPI

Pembangunan peternakan sampai saat ini tetap mempunyai peranan penting bagi kelangsungan pembangunan di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan peningkatan gizi masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan, khususnya produk ternak berupa ”daging merah” yang berasal dari ternak ruminan, serta perluasan lapangan kerja di sektor pertanian.

Pemerintah sampai saat ini masih tetap memberlakukan kebijakan impor untuk memenuhi kebutuhan daging merah secara nasional.Kondisi ini disebabkan karena ternyata impor komoditi tersebut harganya lebih kompetitif dibanding produksi dalam negeri. Ironinya terlihat suatu Paradoxal Agro, karena Indonesia dikenal sebagai negara agraris tetapi masih belum optimal memberdayakan potensi sumberdaya alam dan sumberdaya manusia petani dan cendekiawan untuk solusi masalah ini.

Pemeliharaan ternak ruminan tidak terlepas dari ketersedian hijauan pakan yang mampu memenuhi kebutuhan baik jumlah dan mutu secara berkelanjutan. Pengembangan peternakan yang hanya mengandalkan hijauan pakan alam/lokal tidak akan mampu mencapai tujuan pemeliharaan. Demikian juga introduksi hijauan unggul tanpa disertai intensifikasi yang memadai, tetap memberikan hasil yang tidak efisien, untuk suatu usaha produktif.

Di tengah upaya penguatan ketahanan pangan dan peningkatan produksi, namun secara nasional bahkan internasional sektor pertanian pada umumnya diperhadapkan dengan isue pemanasan global. Para ilmuwan mengakui dan tidak dapat dipungkiri bahwa sektor produksi ini turut berkontribusi pada terjadinya perubahan iklim. Menghadapi dilema  ini oleh berbagai sumber resmi mewacanakan untuk pengurangan populasi ternak ruminan, namun dipihak lain adanya pertumbuhan ekonomi yang cepat khususnya di Asia Tenggara menyebabkan kenaikan substansial permintaan produk ternak terutama daging merah. Beberapa tahun terakhir ini dilaporkan bahwa permintaan domestik akan daging hasil ternak ruminan melebihi kemampuan suplai di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Banyak penelitian hanya menyoroti emisi  gas metana CH4 dan N2O sebagai ikutan dari proses produksi ternak ruminan, tetapi tidak mempertimbangkan pengaruh positif sequetrasi CO2 atmosfir melalui proses regrowth hijauan pakan dan mitigasi N2O oleh adanya biological nitrification inhibition (BNI) oleh jenis rumput Brachiaria. Selanjutnya pemberian hijauan pakan leguminose yang kaya akan protein dan adanya kandungan tannin dapat meningkatkan kecernaan dan rate of passage bahan pakan, sekaligus merupakan aktivitas mitigasi enteric methane pada ternak ruminan.

Informasi tersebut di atas merupakan tantangan bagi para ilmuan khususnya yang terhimpun dalam wadah Himpunan Ilmuwan Tumbuhan Pakan Indonesia (HITPI), untuk mengkaji berbagai aspek yang terkait dengan intensifikasi sistem produksi hijauan pakan, sebagai sumbangan nyata bagi pembangunan peternakan dan pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Materi yang diseminarkan berkaitan dengan tema : Intensifikasi sistem produksi hijauan pakan untuk penguatan ketahanan pangan dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim

Pembicara utama 

  1. Menteri Pertanian
  2. Gubernur Propinsi Sulawesi Utara.
  3. Ketua HITPI
  4. Pengusaha Peternakan

Sasaran kegiatan seminar nasional adalah anggota organisasi profesi (HITPI), dosen dan mahasiswa bidang ilmu Biologi, Pertanian dan Lingkungan, Biodiversitas, serta pengusaha dan stakeholder Peternakan lainnya se Indonesia.

Jadwal

Penerimaan abstrak (Poster/Oral) terakhir: 24 Mei 2016

Pengiriman abstrak ke reviewer: 25 Mei 2016

Pengumuman abstrak: 30 Mei 2016

Penerimaan makalah lengkap terakhir: 24 Juni 2016

Pendaftaran dan Pembayaran kontribusi: 24 Mei-30 Juni 2016

Tempat Pelaksanaan 

Lion Hotel dan Plaza Manado

Kontribusi

Pemakalah Oral/Poster Umum :  Rp 350.000

Pemakalah Mahasiswa                :  Rp 250.000

*Kontribusi per artikel 

Pembayaran registrasi dapat dilakukan melalui transfer pada Bank Mandiri dengan no rekening 150-00-1153202-3 a.n. Jouke Hendrik Manopo atau pada saat acara seminar.  Peserta akan mendapatkan seminar kit dan konsumsi selama kegiatan seminar.

Kontak Panitia: 

hitpi5unsrat@yahoo.com

Ketentuan makalah download di sini